Senin, 10 Mei 2010

Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia

Secara geografis, kepulauan mempunyai flora, fauna, dan iklim yang berbeda, memiliki SDM yang kaya serta sumber daya kelautan yang melimpah. Penduduk Indonesia pada awal abad-21 berjumlah lebih dari 200 juta jiwa, terbesar ke-4 di dunia. Penduduk Indonesia terdiri dari 250 etnis yang masing-masing mempunyai kebudayaan sendiri.
Heterogenitas di Indonesia tidak hanya pada masalah suku budaya saja, akan tetapi juga pada bidang pendidikan. Hal ini bias dilihat dari tingkat perbedaan penduduk di kepulauan Indonesia. Masih banyak masyarakat yang buta aksara, meskipun juga tidak banyak yang bias membaca dan menulis, bahkan banyak sarjana. Ada yang masih bersikap secara tradisional, tapi juga tidak sedikit yang sudah berfikir global.
Heterogenitas dalam tingkat kehidupan ekonomi terlihat dari masih banyak masyarakat yang masih hidup dibawah garis kemiskinan. Tapi dilain pihak juga sudah banyak konglomerat dan bahkan termasuk orang terkaya di dunia.
Keberagaman Indonesia akan semakin kompleks karena pengaruh globalisasi. Dalam keragaman demikian pada umumnya kecemburuan sosial dan etnis mudah muncul, terutama karena kesenjangan ekonomi. Ketimpangan ekonomi dapat dilihat dari 3 jenis ketimpangan yaitu:
1. Ketimpangan antar sektor
Yaitu ketimpangan antara sektor industri dan pertanian
2. Ketimpangan antar daerah
Ketimpangan kemajuan antara Jawa-Bali dan luar Jawa-Bali. Ketimpangan pembangunan antara kawasan Indonesia barat dan kawasan Indonesia timur.
3. Ketimpangan antar golongan ekonomi
Dalam sistem ekonomi yang cenderung liberal, kapitalistik, perekonomian yang tumbuh terlalu cepat akan mengakibatkanketimpangan semakin parah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar